Menghafal Itu Tidak Mengenal Usia

Usianya sudah tidak muda lagi yaitu sekitar 70 tahun, tetapi semangatnya sangat luar biasa. Sejak berita ini ditulis, beliau telah melewati 13 periode di Tahfidz Online dan selalu hadir di Lintasan Awal.

Abah Asril

Nama saya Asril, lahir di Bukittinggi dan saat ini berdomisili di Depok.

Sebelumnya saya sudah bertekad untuk mentadabburi dan menghafal Al-Quran setelah purnabakti dari pekerjaan, ternyata tidak mudah. Pengetahuan baca Al-Quran hanya bermodalkan ilmu yang saya dapat dari madrasah ibtidaiyah dulu, sehingga saya belum benar-benar memahami ilmu tajwid.

Dua tahun mencoba menghafal sendiri tanpa hasil, hafal satu surrah di juz 30, tetapi lupa surrah yang sudah dihafal sebelumnya. Pernah mendaftar di salah satu komunitas untuk membiasakan membaca Al-Quran satu juz setiap harinya, tapi tidak ada yang membetulkan kesalahan bacaan saya melainkan sekedar tilawah saja.

Alhamdulillah saat itu ada yang memposting tentang pendaftaran Tahfidz Online. Syukur alhamdulillah saya diterima. Di Tahfidz Online inilah saya menemukan apa yang saya butuhkan yaitu selain menghafal Al-Quran, juga mentadabburi sekaligus membetulkan bacaan.

Di Tahfidz Online kami saling menyemangati. Ukhuwahnya yang sangat terasa hangat, juga menjaga adab.

Terimakasih TO, terimakasih Ustadz Iksan dan terimakasih para musyrif yang telah membimbing saya dengan penuh kesabaran. Diantaranya yaitu Ustadz Syahrudin, Ustadz Roti Kurniawan, Ustadz Heri L. Rizk, Ustadz Garnamas, Ustadz M. Syaiful, Ustadz Taufan, Ustadz Nashrudin, Ustadz Sukirno, Ustadz Pepen dan Ustadz Abdul Latif.

Proses menghafal Al-Qur’an ternyata tidaklah mudah, karena mungkin faktor usia. Mentadabburi dan menerapkan ilmu tajwid dalam menghafal Al-Quran juga butuh perjuangan.

Saat itu saya mulai membaca buku-buku tentang Al-Quran dan pengalaman para hafidz. Cara efektif bagaimana menghafal Al-Quran dan motivasi tentang kebaikan-kebaikan yang Allah janjikan di dalamnya.

Setelah melewati proses ini timbullah tekad dan semangat untuk menghafal Al-Quran sampai Allah memanggil nanti. Saya ingin dipanggil dalam keadaan mengafal Al-Quran.

“Matikanlah hamba dalam keadaan menghafal kalam Mu Yaa Robb”

🏷️ Tags